SIAPA


Ada perih menusuk ke dalam dada
Ada sakit menyiksa ke dalam diri
Ada panik membayang dalam pikiran
dan kecewa menyesakkan napas

Ketika hak asasi dilindas
Ketika kebebasan berpendapat di bungkam
Ketika kritik dianggap mencemarkan nama baik
Ketika hukum seperti mata pisau
Tajam ke bawah tumpul ke atas

Siapa yang dapat menemukan keadilan
Siapa yang dapat memberantas kesewenang-wenangan
Siapa yang masih punya nurani
Siapa yang berempati
Siapa yang mengolok-olok
Siapa yang meniupkan api kemarahan
Siapa yang peduli nasib sesama
Siapa yang bisa menganggap kiritik sebagai cambuk
Tuk memperbaiki diri
Siapa …
Siapa…
Siapa lagi yang akan masuk bui
Terjerat UU ITE
Hati-hati…
Hati-hati…
Hati-hatilah…..
Ada perangkap yang siap membungkam mulut kita

(Kupersembahkan puisi ini untuk Sdri. Prita Mulyasari)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pasrah

Hampir tak ada beda
Antara pasrah dan putus asa
Keduanya hanya bisa dirasa
Namun tak bisa diraba
Kepasrahan adalah penyerahan
Setelah terkumpul semua usaha
Keputusasaan adalah penyerahan
Setelah semua usaha dianggap sia-sia

%d blogger menyukai ini: