Menkumham: “Gurita Cikeas” Tak Dapat Dipertanggungjawabkan

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Patrialis Akbar menyebut buku “Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century” karya George Junus Aditjondro, tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Judulnya saja sudah provokatif,” kata Patrialis saat refleksi akhir tahun 2009 Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Jakarta, Rabu.

Patrialis mengatakan penulis buku tidak menggunakan metodologi ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan dan isi data buku itu berdasarkan kutipan dari media cetak yang sepenggal tanpa ada penelitian sehingga tidak lengkap.

Lebih lanjut, Patrialis menyatakan George membuat karya buku lebih kepada prasangka buruk yang didasarkan pada perkiraan tanpa fakta dan “cek and ricek” untuk memastikan datanya itu.

Menkumham mencontohkan buku itu mencantumkan tulisan tentang Majelis Dzikir milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memberangkatkan lima rombongan ustad dengan jumlah per rombongan sebanyak 50 orang.

“Penulis terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa ada dasar yang kuat, terlebih lagi membawa nama Kantor Berita ANTARA,” ujar Patrialis seraya mengatakan seharusnya penulis mengkajinya lebih dalam lagi.

Patrialis menyatakan Kemenkumham sedang mengkajian keberadaan buku karya George Aditjondro itu agar mendapatkan catatan dan menjadi bagian rekomendasi kepada Kejaksaan Agung.

Patrialis berpesan media massa juga menyeleksi keterangan dari narasumber atau pengamat agar tidak mengeluarkan pernyataan yang provokatif berkaitan dengan kebijakan pemerintah.

Mantan anggota Komisi III DPR itu menambahkan, Indonesia memang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi melalui penulisan buku, informasi teknologi maupun pemberitaan, namun hal itu bersifat tidak menyeluruh karena harus dibatasi agar tidak melanggar HAM, perundang-undangan, nilai moral, serta norma agama.

Sementara itu, Direktur Utama LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf menyambut baik kesediaan George merevisi bukunya dalam soal pengalihan dana Public Service Obligation (PSO) dari Kantor Berita ANTARA kepada Bravo Media Center.(*)

Aku Menyukaimu

Mengaharap belaian tanganmu yang lembut
Menghalau sepi malam yang kian dingin
Aku terbangun dari mimpiku yang biru
Dalam kegalauan cintaku yang kian menderu
Senyummu mewarnai langit batinku
Seperti pelangi , keindahanmu datang mewarnai rinduku
Aku tatap warna demi warna
Semua kusuka, tak ada yang perlu kubuang
Seperti dirimu, aku menyukai senyummu
Aku menyukai bibirmu
Aku menyukai lenganmu
Aku menyukai ramputmu
Aku menyukai alismu, matamu, pipimu, hidungmu
Aku menyukai sikapmu
Aku menyukai dirimu

50 Tips Mengurangi Global Warming

Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan “jejak karbon Anda”. Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali.

Berikut adalah 50 Tips Mengurangi Global Warming untuk menyelamatkan bumi kita, menjadikannya tempat hidup yang lebih baik…

MAKANAN DAN MINUMAN
1. Kurangi konsumsi daging—bervegetarian adalah yang terbaik! Berdasarkan penelitian, untuk menghasilkan 1 kg daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan jika kita bervegetarian. Peternakan juga penyumbang 18% “jejak karbon” dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor, pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca tambahan yang dihasilkan oleh aktiitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 3 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan spiritual dari bervegetarian. Anda akan menjadi lebih sehat dan pengasih. Lagi

pasrah

Hampir tak ada beda
Antara pasrah dan putus asa
Keduanya hanya bisa dirasa
Namun tak bisa diraba
Kepasrahan adalah penyerahan
Setelah terkumpul semua usaha
Keputusasaan adalah penyerahan
Setelah semua usaha dianggap sia-sia

%d blogger menyukai ini: