Aku Menyukaimu


Mengaharap belaian tanganmu yang lembut
Menghalau sepi malam yang kian dingin
Aku terbangun dari mimpiku yang biru
Dalam kegalauan cintaku yang kian menderu
Senyummu mewarnai langit batinku
Seperti pelangi , keindahanmu datang mewarnai rinduku
Aku tatap warna demi warna
Semua kusuka, tak ada yang perlu kubuang
Seperti dirimu, aku menyukai senyummu
Aku menyukai bibirmu
Aku menyukai lenganmu
Aku menyukai ramputmu
Aku menyukai alismu, matamu, pipimu, hidungmu
Aku menyukai sikapmu
Aku menyukai dirimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pasrah

Hampir tak ada beda
Antara pasrah dan putus asa
Keduanya hanya bisa dirasa
Namun tak bisa diraba
Kepasrahan adalah penyerahan
Setelah terkumpul semua usaha
Keputusasaan adalah penyerahan
Setelah semua usaha dianggap sia-sia

%d blogger menyukai ini: