PERMENDIKBUD NO 021, 021, 022, 023 DAN 024 TAHUN 2016 TERKAIT REVISI KURIKULUM 2013.

Permendikbud terkait  Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 bisa diunduh pada link berikut :

sumber: http://jdih.kemdikbud.go.id/new/public/produkhukum

BEST PRACTICE

Pengertian Best Practice
BEST PRACTICE adalah suatu ide atau gagasan mengenai suatu teknik, metode, proses, aktivitas, insentif atau penghargaan (reward) yang lebih efektif dalam mencapai keberhasilan yang luar biasa dibandingkan dengan tehnik, metode, proses lain. Ide atau gagasan yang dengan pengawasan dan pengujian yang sesuai, dapat memberikan hasil yang diharapkan dengan lebih sedikit permasalahan dan komplikasi yang tidak terduga. BEST PRACTICE dapat juga didefinisikan sebagai cara yang paling efisien (emerlukan usaha minimum) dan paling efektif (menghasilkan hasil terbaik) untuk menyelesaikan suatu tugas/pekerjaan, berdasarkan prosedur yang berulang-ulang (disampaikan di berbagai tempat) dengan memberikan bukti nyata yang dapat mengubah perilaku sejumlah orang.
Meskipun kebutuhan akan peningkatan terus berproses sejalan dengan perubahan waktu dan perkembangan berbagai hal, Best Practice dipertimbangkan oleh beberapa orang sebagai konsep istimewa yang biasa digunakan untuk menggambarkan proses perkembangan dan mengikuti tata cara standar yang telah ditetapkan dalam melakukan berbagai hal yang dapat digunakan oleh berbagai organisasi untuk kepentingan menajemen, kebijakan dan terutama sistem pembinaan.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup Best Practice mencakup pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh kepala sekolah/pengawas sekolah dalam mengelola sekolah/KKG/MGMP, yang mencakup keterlaksanaan 8 Standar Nasional Pendidikan, yaitu:
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Isi
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Kelulusan
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Proses
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Tenaga Pendidik/Tenaga Kependidikan
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Sarana/Prasarana
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Pengelolaan Sekolah
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Pembiayaan
• Keberhasilan pelaksanaan Standar Penilaian Pendidikan
Disamping itu, juga mencakup keberhasilan Pengelolaan KKG/MGMP, pengelolaan sekolah, pembinaan sekolah, pembinaan kepala sekolah, dan pembinaan guru.
Dari sekian banyaknya cakupan, yang terkait dengan pengelolaan KKG/MGMP adalah keberhasilan pelaksanaan standar isi, standar kelulusan, standar proses, dan standar penilaian. Sedangkan standar tenaga pendidik/tenaga kependidikan, standar sarana/prasarana, standar pengelolaan sekolah, dan standar pembiayaan berkaitan dengan pengelolaan sekolah, pembinaan sekolah, dan pembinaan guru/staf/kepala sekolah.

Ciri-Ciri Best Practice
1. pengembangan praktik pembelajaran/pengelolaan pendidikan;
2. didiseminasikan di berbagai tempat secara berulang-ulang;
3. peningkatan kualitas pendidikan;
4. meingkatkan profesionalisme guru, kepala sekolah, dan pengawas dalam pengelolaan pendidikan;
5. mengubah hambatan dan ancaman menjadi kekuatan dan peluang untuk berinovasi secara kreatif;
6. menghasilkan output yang lebih bermanfaat bagi semua pihak (siswa, guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, komite, dan masyarakat pada umumnya);
7. terkendali, kejelasan program baik jangka pendek, menengah, maupun panjang;
8. berdasarkan temuan masalah nyata yang terjadi di lapangan;
9. dapat dilakukan dalam berbagai bentuk (bimbingan dan konseling, supervisi klinis, supervisi manajerial, kunjungan kelas, lesson study, dan lain-lain);
10. mengacu pada program sekolah untuk mencapai tujuan yang dicanangkan;
11. adanya pengakuan bahwa keberhasilan tersebut bisa ditiru, diadopsi oleh orang lain;
12. meningkatkan kualitas, mudah, murah, bisa dilaksanakan, memotivasi, memberikan hasil yang bermanfaat, dan berkelanjutan.

Situasi sebelum program:
• apa yang menjadi persoalan;
• bagaimana persoalan dipecahkan;
• bagaimana kondisi sekolah (sosial,ekonomi, lingkungan).

Motivasi
• apa motivasi di balik pelaksanaan program:
• bagaimana peran stakeholder;
• bagaimana prioritas program ditentukan;
• apa yang dianggap inovasi dari program;
• tindakan apa yang telahdilakukan;
• bagaimana tindakan tersebut dipilih;
• bagaimana dukungan sumber daya yang ada;
• dari mana sumber dana, dan bagaimana melaksanakan mobilisasi dana dan dukungan teknis;
• siapa yang memegang peran kepemimpinan dalam perumusan tujuan dan implementasi jaringan;
• persoalan apa yang dihadapi selama pelaksanaan program;
bagaimana mengatasi persoalan, dan apakah inovasi dapat membantu kebutuhan sekolah.

Hasil dan Dampak:
Pengukuran hasil dan dampaknya:
• apakah tujuan program cukup realistis;
• apa yang terjadi setelah prakarsa inovasi dijalankan;
• bagaimana hasilnya secara kualitatif dan kuantitatif;
• apakah menggunakan indikator untuk mengukur hasil/dampak;
• apakah koordinasi dan integrasi menjadi lebih baik;
• bagaimana dampak terhadap strtegi/kebijakan di tingkat lokal/daerah/nasional dan kelembagaan;
• adakah kesempatan (opporttopikies) perubahan;
• bagaimana memanfaatkan kesempatan;
• apa dampak program terhadap penggunaan dan pengelolaan sumberdaya manusia dan sumber daya lingkungan.

Berkelanjutan
• apakah program sudah menjadi kebutuhan dan kebiasaan dalam kegiatan;
• apakah program tersebut sudah dilembagakan.

Pengalaman
Pengalaman yang perlu dipelajari (lesson learned) dan action plan:
• adakah lesson learned dari program;
• bagaimana lesson learned memberi sumbangsih pada pembentukan berkelanjutan program;
bagaimana lesson learnd menjadi salah satu pertimbangan dalam perumusan/penentuan kebijakan, strategi, dan tindak lanjut (action plan).

Potensi Pengembangan
• penerapan program untuk transferabilit;
• apa hikmah atau teladan yang dapat dipelajari atau ditiru dari pengalaman orang lain;
sudahkan program inisiatif ini diterapkan;

Studi Banding
Best Practice dapat dijadikan studi banding;
• dikunjungi oleh KKG/MGMP/ Sekolah lain;
• mengunjungi KKG/MGMP/Sekolah lain

BAHAN BELAJAR MANDIRI DISEMINASI BEST PRACTICE
BETTER EDUCATION THROUGH REFORMED MANAGEMENT AND UNIVERSAL TEACHER UPGRADING
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

APA ITU CASE STUDY?

HAKIKAT CASE STUDY
• Case Study atau studi kasus adalah rangkuman pengalaman pembelajaran (pengalaman mengajar) yang ditulis oleh seorang guru/dosen dalam praktik pembelajaran mereka di kelas. Pengalaman tersebut memberikan contoh nyata tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh guru pada saat mereka melaksanakan pembelajaran.
• Melalui pengkajian Case Study dalam pembelajaran dengan segala komponennya, para guru dapat melakukan evaluasi diri (self evaluation), dapat memperbaiki dan sekaligus dapat meningkatkan praktik pembelajaran mereka di kelas.
• Case Study ditulis dalam bentuk narasi dan berisi pengalaman pembelajaran yang paling berkesan yang Anda ingat karena kesuksesannya, kesulitan, atau pengalaman yang penuh problematika.
Lagi

PERKEMAHAN HARI PRAMUKA KE-48 TAHUN 2009 KWARRAN LOSARI KABUPATEN BREBES

Salam Pramuka.

Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang jatuh pada tangal 14 Agustus 2009, Kwartir Ranting Kecamatan Losari Brebes mengadakan kegiatan perkemahan selama tiga hari yakni tanggal 13 Agustus sampai dengan tanggal 15 Agustus 2009. Kak H. Munaseh selaku Ketua Panitia

2 upacara

Perkemahan melaporkan bahwa perkemahan ini diikuti oleh 57 gudep SD dan 4 Gudep SMP. Jumlah Peserta perkemahan seluruhnya 2186 anggota pramuka penggalang yang terdiri dari 1099 laki-laki dan1087 perempuan dari Penggalang SD serta 65 laki-laki dan 63 perempuan dari Penggalang SMP. Sedangkan pembina gudep yang ikut dalam perkemahan seluruhnya 305 orang. Kegiatan ini diadakan di lapangan desa Rungkang Kecamatan Losari Kabupaten Brebes.
Lagi

pasrah

Hampir tak ada beda
Antara pasrah dan putus asa
Keduanya hanya bisa dirasa
Namun tak bisa diraba
Kepasrahan adalah penyerahan
Setelah terkumpul semua usaha
Keputusasaan adalah penyerahan
Setelah semua usaha dianggap sia-sia

%d blogger menyukai ini: